Pantai Bersisik Nan Eksotis 2020

Pantai Watu Ulo adalah serangkaian pantai selatan di Kota Jember. Pantai ini selalu penuh dengan wisatawan ketika sedang hari libur. Bahkan beberapa wisatawan datang dari luar daerah menggunakan jasa travel Surabaya Jember. Ada batu karang yang memanjang tepat di tepi pantai ini. Bentuk batu itu terlihat seperti ular, serpihan salinan ular raksasa. Sosok batu ini memastikan bahwa Pantai Watu Ulo memiliki eksotisme tersendiri. Pantai Watu Ulo tidak hanya sibuk di siang hari, tetapi bahkan di malam hari pantai ini selalu penuh dengan turis menginap. Karena selain taman bermain, ada juga situs berkemah. Jadi wisatawan yang ingin nongkrong dan bersantai serta menikmati suasana pantai Watu Ulo bisa bermalam bersenjatakan tenda.

Setelah lelah bermain dan menikmati keindahan pantai, pengunjung dapat beristirahat sambil menikmati es krim kelapa muda segar yang terletak di ruang relaksasi. Penyajian Es Kelapa sangat unik karena penyajiannya tidak menggunakan gelas atau mangkuk, tetapi minuman langsung dari kelapa. Kelapa utuh dipotong di tepinya, sehingga sedikit gula ditambahkan ke kelapa. Jadi kesegaran dan aroma air kelapa sangat kental. Nama Pantai Watu Ulo berasal dari bahasa Jawa yang berarti “Watu” yang berarti batu dan “Ulo” yang berarti bahasa gaul. Oleh karena itu Pantai Watu Ulo dapat diartikan sebagai Pantai Batu Ular. Dan latar belakang penyebutan nama Watu Ulo itu sendiri tidak kurang dari batu panjang, yang terlihat seperti bentuk ular di pantai yang menjorok ke laut.

Banyak kisah misterius tentang pantai di bagian selatan Pulau Jawa. Kisah ini disiarkan secara luas, sehingga banyak orang percaya pada kisah misterius ini. Sayangnya, ceritanya dibagi menjadi beberapa versi. Ada yang bilang pantai ini dulunya dijalankan oleh ular raksasa bernama Nogo Rojo. Nogo Rojo berarti “Raja Naga” dalam bahasa Indonesia. Dan Nogo Rojo berjuang dengan penduduk setempat karena perebutan wilayah. Nogo rojo akhirnya dikalahkan dan tubuhnya terbagi menjadi tiga. Batu bersisik seperti ular ini akhirnya dianggap sebagai bagian dari tubuh Nogo Rojo Yang yang hancur. Di sisi lain, ada versi lain di mana sosok Nogo Rojo masih menjadi pembawa pesan Ajisaka di pantai ini untuk bermeditasi pada tubuh yang tidak lengkap di mana pemimpin Nogo Rojo berada di Banyuwangi sementara dia berada di Watu. Pantai Ulo adalah bagian dari tubuh dan ekor.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *